Syukuran 7 Bulan Kehamilan

Sebetulnya di dalam ajaran Islam tidak ada perintah yang mengharuskan ibu hamil untuk mengadakan syukuran 7 bulanan. Karena tidak ada perintahnya hukum pelaksanaan syukuran 7 bulanan bukan sunnah apalagi wajib.

Tetapi karena kami berdua berasal dari keluarga Jawa, meskipun mama gw orang Sunda, hari Sabtu, 15 Mei 2010 kemarin kami melaksanakan syukuran 7 bulanan secara sederhana.

Kalau mengikut tradisi Jawa pasti akan diadakan acara membelah kelapa gading, membuat rujak serut dari 7 macam buah, mandi air kembang, dll. Tapi acara kami lebih merupakan perwujudan syukur kepada Allah SWT, jadi isinya adalah pengajian (kebetulan yang diundang memang teman-teman mengaji mama) dan dilanjutkan tausiah dari guru ngaji mama (maaf namanya lupa)

Surat yang dibaca kemarin a.l.:

– QS. Al Mukminun

… to be continued

2 thoughts on “Syukuran 7 Bulan Kehamilan

  1. sist tanks atas share-nya. oya sist saya dan suami beda agama, saya islam dan suami kristen. saya tinggal jauh dr keluarga bogor-bali. waktu kehamilan 4 bln orang tua saya dibogor yg membuat syukuran karna kata ortu acara 4 bln itu penting. lalu acara 7 bulan teman2 suami rayain. nah sekarang bayi saya sudah lahir “bayi laki2” rencananya nanti 1 bulanan suami mau syukuran menurut adat dan agama nya, dan 40 hari saya pun mau rayain karna menurut agama anak laki2 harus aqikah 2 ekor kambing. saya gak gitu paham juga sih….nah pertanyaannya aqikah itu bisa ditunda gak sih, karna saya jauh dr orang tua, saya ingin potong kambing dan merayakan bersama keluarga. sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    • Sis…
      Sebelumnya saya ucapkan selamat terlebih dahulu atas kelahiran putra pertamanya. Mudah-mudahan jadi anak yang sholeh, sehat, lucu, pinter dan bisa menyenangkan kedua orangtuanya.
      Sebetulnya ilmu agama saya masih sangatlah dangkal, jadi agak ngeri juga kalau ngasi tahu ini itu eh… taunya salah. jadinya saya malah menjerumuskan orang hehehe…..
      Tapi kalau hanya sekedar sharing sih boleh lah….. setahu saya sis, seorang anak yang lahir itu baik laki-laki maupun perempuan nyawanya masih tergadai sampai diadakan aqiqah. Untuk bayi perempuan 1 ekor kambing, laki-laki 2 ekor kambing. Sunahnya aqiqah dilaksankan pada 7, 14 atau 21 hari setelah bayi lahir, akan tetapi bila pada saat-saat tersebut orangtuanya belum mampu mengadakan aqiqah, maka aqiqah boleh diadakan kapan saja. Sunnah itu kan maksudnya dianjurkan bukan suatu keharusan.

      Kalau Nadine, berhubung orangtuanya dari Jawa semua aqiqahnya dilaksanakan pas selapanan, jadi sekalian syukuran.

      Untuk lebih jelasnya mungkin sis bisa tanya ke pemuka agama setempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s